
Northrop Grumman mengumumkan pengiriman kendaraan target GQM-163A “Coyote” yang ke-200 kepada Angkatan Laut Amerika Serikat, menandai tonggak penting dalam program yang telah mendukung pelatihan lanjutan angkatan laut selama lebih dari dua dekade.
+ Video: USS Philippine Sea dan USS Mason mencegat target hipersonik GQM-163 menggunakan sistem AEGIS dan rudal SM-2
Dalam pernyataan yang dirilis minggu lalu, perusahaan menyatakan: “Kami baru saja mengirimkan kendaraan target GQM-163A ‘Coyote’ ke-200 kepada Angkatan Laut AS. Selama lebih dari 20 tahun, target GQM-163A telah menyediakan skenario pelatihan canggih untuk mempersiapkan pelaut menghadapi potensi ancaman operasional.”
+ Ukraina merilis video baru dari operasi rahasia yang menghancurkan 41 pesawat Rusia
Dirancang untuk secara akurat meniru rudal jelajah anti-kapal generasi terbaru, Coyote adalah sistem target supersonik yang mereplikasi profil penerbangan dan kinerja senjata berkecepatan tinggi dengan sangat realistis. Menurut Northrop Grumman, ini adalah satu-satunya sistem sejenis yang saat ini diproduksi di Amerika Serikat, dan berfungsi sebagai referensi resmi untuk simulasi ancaman berkecepatan tinggi bagi Angkatan Laut.
GQM-163A digunakan secara luas dalam latihan armada dan pengujian sistem pertahanan rudal berbasis kapal. Dengan meniru perilaku agresif rudal musuh dalam skenario tembakan nyata, Coyote menawarkan solusi hemat biaya untuk memvalidasi dan meningkatkan pertahanan permukaan laut.
Northrop Grumman bertanggung jawab atas seluruh siklus hidup program Coyote — termasuk manajemen program, rekayasa, produksi, dukungan logistik terintegrasi, penelitian dan pengembangan, evaluasi kinerja, serta pengawasan uji terbang dan integrasi dengan sistem tempur laut.
Perusahaan menekankan bahwa sistem ini memainkan peran sentral dalam mempersiapkan Angkatan Laut menghadapi ancaman senjata berkecepatan tinggi yang terbang rendah di atas laut — karakteristik yang menjadi semakin umum dan menantang dalam beberapa tahun terakhir.
Coyote mencapai kecepatan supersonik dan beroperasi pada ketinggian rendah, secara akurat mensimulasikan rudal yang menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan kapal, sehingga memberikan kontribusi penting terhadap kesiapan operasional Angkatan Laut AS.
Sumber dan gambar: Northrop Grumman | X @TheCVN69. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
